AutoCAD Plotting (2008) – Bagian 2 (Akhir)

March 7, 2008 § 20 Comments

Ok, sekarang sesuai janji saya, saya akan menjelaskan lebih lanjut mengenai cara plotting skalatis di AutoCAD.

4. Setelah gambar secara terukur selesai dibuat, maka langkah berikutnya adalah menyiapkan layout untuk melakukan plotting.

Klik tab Layout 1 di sebelah tab Model.

Kemudian, klik kanan pada tab, dan pilih Page Setup Manager>Layout 1>Modify

Anda akan melihat tampilan window yang menunjukkan berbagai informasi yang diperlukan untuk melakukan plotting. Seperti, Pemilihan printer, ukuran kertas, orientasi kertas, skala, dsb.

Langkah pertama adalah :

Menentukan jenis kertas yang akan digunakan : AutoCAD menyediakan berbagai macam kertas dengan berbagai standar tertentu. Hal ini tentu akan memudahkan kita untuk memilih kertas yang sesuai dengan ukuran gambar kita secara skalatis.

Screenshot 1

Langkah kedua :

Menentukan skala untuk melakukan plotting. Ok, ini mungkin bagian yang cukup membingungkan bagi beberapa pengguna AutoCAD. Kita lihat sedikit prinsipnya, disana tertulis 1mm = 1 units, ini berarti 1mm di gambar dengan ukuran sebenarnya sama dengan 1 units AutoCAD, jadi.. kalau kita menggunakan satuan meter, seperti yang kita coba sebelumnya, hal ini berarti : 1 mm = 0.001 units, kenapa? Ya, karena 1mm = 0,001 meter jadi sama dengan 1mm = 0,001 units

screenshot2.jpg

Jika kedua langkah telah dilakukan, maka yang berikutnya harus diatur adalah setting printer/plotter. Jika Anda hanya ingin memiliki printer yang support untuk kertas yang Anda pilih, sebaiknya printer tersebut langsung dipilih saja. Tetapi, jika Anda tidak mempunyai printer untuk kertas yang Anda pilih, misalnya untuk kertas ukuran A0, sebaiknya settingannya tetap di None saja. Jadi, setting printer ini bisa Anda atur nanti di tempat pencetakan/plotting Anda.

Jangan lupa juga untuk tetap memilih Layout pada Plot Area>What to plot:>Layout, karena yang akan kita plot disini adalah Layout yang sudah kita buat. Jika semua settingan sudah selesai, maka klik OK.

5. Memasukkan skala gambar yang kita inginkan pada Layout kita.

Ya, sekarang kita sudah punya Layout untuk gambar kita. Jangan lupa bahwa, gambar kita memiliki satuan yang benar dan memang sudah digambar dengan ukuran yang sebenarnya. Kita juga sudah mengklarifikasi pada AutoCAD bahwa 1unit = 1mm, sesuai prinsip AutoCAD. Jika hal tersebut sudah dilakukan, tentu akan menimbulkan pertanyaan : Kemudian bagaimana memasukkan skala yang diinginkan pada Layout?

Ok, langkah pertama untuk melakukan hal ini adalah :

Pastikan Anda sudah berada di area paper space, dengan mengetikkan ps pada command line :

Command : ps

Jika Anda memang sudah berada di area paper space, AutoCAD akan memberitahu : Already in paper space.

Kemudian kita akan mulai memasukkan skala yang kita inginkan, dengan cara :

CommandLine : mvsetup à ketikkan mvsetup pada CommandLine

Anda akan mendapatkan beberapa pilihan, saya tidak akan membahas tentang pilihan yang belum relevan dengan subjek pembahasan saat ini, jadi ketik s (scale viewport) pada Command Line dan Enter.

Command: mvsetup

Enter an option [Align/Create/Scale viewports/Options/Title block/Undo]: s

Select the viewports to scale…

Select object : [pilih objek yang akan kita skalakan à maksudnya viewport layout]

Enter the number of paper space units <1.0> : [ini merupakan skala benda yang dalam ukuran sebenarnya, jadi ketikkan angka satu dan enter]

Enter the number of model space units <1.0> : [ini merupakan skala benda dalam kertas yang akan kita plot, dalam kasus kita, kita akan plot benda ke dalam skala 1:500, jadi ketikkan angka 500 dan enter]

OK, sekarang benda kita sudah memiliki skala 1:500, langkah berikutnya adalah mengatur letak gambar agar berada di tengah-tengah kertas.

Ketikkan ms pada CommandLine

Command : ms

Ini merupakan perintah untuk memasuki area model, yah, maksudnya sama saja kita balik lagi ke tab model. Sekarang kita akan sedikit menggeser benda. Agar benda tidak berubah skalanya gunakan tool Pan, bisa diklik dari toolbar atau ketikkan :

Command : pan

Nah, sekarang kita bisa menggeser2 benda tanpa mengubah skala gambar. Jika gambar sudah sesuai letaknya, maka pencet esc, dan ketikkan kembali :

Command : ps

,agar kita kembali ke area paper space. Pada dasarnya, ada berbagai macam teknik plotting. Salah satunya adalah yang saya bahas disini. Yah, mungkin lain kali saya bahas teknik lain dalam melakukan plotting.

About these ads

Tagged: , ,

§ 20 Responses to AutoCAD Plotting (2008) – Bagian 2 (Akhir)

  • @kang i-GUN says:

    nice post

    salam kenal :)

  • joker says:

    Kalau autoCAD 2002 Gmn cara buat kreatif lay outnya, saya tunggu balasannya ? Thank’s before

  • joker says:

    bUAT rANGGA smOGA DAPET PAHALA DARI YG KUASA , KALO bisa ditambahi lagi isi journalnya tentang aotoCAD

  • kreatif layout seperti apa ya? kalau untuk layout macem2 seperti untuk gambar kerja dsb, bisa dimodifikasi sendiri.. nanti akan saya posting.. terima kasih udah mampir2.. :)

    -rangga-

  • mam says:

    wah rangga.. dah jago autocad skrg.. :) )

  • walah.. masih kalah ah sama lu mam.. :P

  • beng says:

    gw masih memakai cara primitif
    “windows” :P
    boleh dicoba nih

  • sumardiyanto says:

    saya mau tanya…tiap saya gambar 3D dan mau mencetak gambar. kenapa gambar yang dihasilkan selalu 2D wireframe atau 3D wireframe..
    Bisa tidak di autocad 2002 cetak gambar dalam bentuk 3D hidden tanpa melalui render..
    kl bs gimana caranya..

  • wahyu sumardiyanto says:

    bs tidak.autocad 2002 mencetak gambar dalam bentuk hidden tanpa melalui render

  • wahyu sumardiyanto says:

    bisa tidak mencetak gambar di autocad 2002 dalam bentuk hidden, tanpa melalui render

  • farel says:

    salam kenal, bgmn cara memberi dimensi pd autocad 3 dimensi

  • t3k says:

    boleh tau gak cara ngeplot model yang udah dibuat secara terukur di 3D max, dan di import dengan format . dwg langkah2 plotnya sama saja atau bagaimana?

    tx.

  • dtk jfr says:

    mas kalau mau membuat ukuran tinggi text atau tinggi angka dimensi ukuran pada viewport dengan sekala yang berbeda, misalnya skala 1:5, 1:10, 1:50 lalu nanti hasil cetaknya ukuran text maupun angka demensi tetap sama yaitu misal 2mm. Sedangkan pada saat menggambar ukuran text maupun huruf memiliki ukuran yang berbeda karena gambar detail terlalu kecil sehingga tinggi text terlalu besar.
    Sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  • Dadan says:

    Bwt mas Rangga yang makin caem aja,
    mo tanya nich,
    tolong kasih tahu dong cara ngeprint di layout dgn menggunakan ketikan keyoard pada command.
    Saya pernah di ajarin dengan cara klik 2 x pada layout
    kemudian ketik z enter
    sc,1:100,xp enter
    baru mengatur penempatan gambarnya…
    tapi disitu aku lupa mas rangga…
    dah aku coba bolak-balik ga bisa-bisa…
    minta tolong dikasih tahu ya caranya …
    trimakasih

  • Endang Rahmat says:

    mas saya blm mengerti gimana caranya agar kop gambar menjadi default pada layout tab n gimana mengatur skalanya, karena selama ini saya klo mencetak gambar selalu menggunakan model tab aja,makasih sebelumnya

  • japs says:

    Ngga, gue dah lama banget gak pake layout dan begitu mau scaling viewport lupa. untung nemu penjelasan dari lu disini. hehehe. Thanks beraaat. -japs-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading AutoCAD Plotting (2008) – Bagian 2 (Akhir) at Celoteh Rangga.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: